Jumat, 08 Februari 2013

"Sekarang"

Untuk Choco
(coklat yang jatuh cinta sama chiki)

Choco,
Kamu inget nggak kenapa dulu kamu panggil aku Citas?
Karna kata kamu nama aku mirip nama chiki. Inget nggak, dulu aku marah lho pas kamu panggil begitu.
Tapi sekarang aku malah seneng kamu panggil Citas.
Choco,
Kamu inget nggak kenapa aku panggil kamu Choco?
Asalnya dari Co-Co. Karna kita ketemu di game online pico sama club cooee. Padahal kita satu SMP ya, tapi ketemunya malah di game online.
Sekarang lucu ya, panggilan kita sama-sama jenis snack.
Choco,
Kamu inget nggak, dulu kita "jadian" lewat game online?
tanggal 20 Mei 2010

Kamu inget nggak kapan kita pertama kali ketemu?
tanggal 29 Mei 2010, pas perpisahan sekolah. Padahal kita 3 tahun satu sekolah, tapi ketemunya malah di acara pertemuan terakhir.
Terus kita "Jadian" lagi lewat sms
tanggal 10 November 2012
Kok kita bisa jadian ya? Padahal kan kita nggak PDKT hehe...
Pas itu aku mikirnya, "Yang penting sekarang aku seneng"
lucu ya.
Choco,
Aku ingat,
tiga hari setelah kita jadian lewat sms itu, kamu bilang kita ganti sebutan aja jadi temen.
Kamu tau nggak gimana rasanya?
Aku baru saja kamu bawa ke Paradise Falls, baru saja sampai. Seneng banget rasanya. Tapi kemudian kamu terjunin aku ke bawah. Sakit.

Tapi kamu bilang kita hanya ganti sebutan. Aku pasrah. Aku lebih nggak ikhlas kehilangan kamu daripada kehilangan predikat sebagai "pacar".
Walau baru tiga hari, tapi aku ngerasa punya dunia baru. Dan saat itu aku cuma mikir, "aku nggak mau kehilangan kamu sekarang". Jadi aku pasrah. Padahal aku nggak tau apa yang bakal terjadi nanti.
lucu ya.
Choco,
Dulu kita bener nggak mersalahin soal perbedaan, karna kamu bilang "Aku mikirnya cuma aku yang bisa bahagiain kamu sekarang, jadi kamu nggak terlalu mikirin itu."
Honestly Honey, sampai sekarang, aku nggak mersalahin soal itu :)
Choco,
Kita jadian main-main, ya?
Tapi serius loh, kamu yang paling bisa bikin aku bahagia sampai sekarang.

Kita juga nggak pernah "putus" kan?
Waktu itu aku pikir aku selalu seneng sama kamu.
Waktu itu aku selalu mikir "aku nggak mau kehilangan kamu sekarang".
Aku sudah tau rasanya. Walau cuma 2 jam kamu "ninggalin" aku, aku udah ngerasain gimana sakitnya.
Sampai akhirnya, Choco...
Kamu bener-bener ngakuin aku sebagai pacar kamu. Sampai sekarang.
lucu ya.
Sekarang aku tambah nggak mau kehilangan kamu.
Jangan buat aku kehilangan kamu ya.
Aku dah ngerasain gimana sakitnya. Sakit loh. Sakit banget.
Choco,
aku baru kepikiran...
Sampai kapan aku akan mengucapkan kata "sekarang" itu?
Dari sejak tiga hari kita jadian, sampai sekarang, 3 bulan kita jadian... sampai kapan kata "sekarang" itu berlaku?
Sampai besok kah?

Apa lusa aku masih ingin bilang "Aku nggak mau kehilangan kamu sekarang"
Apa tahun depan aku masih menyebutkan kata "sekarang" buat kamu?
Apa sepuluh tahun kedepan kata-kata kamu "karena cuma aku yang bisa bahagiain kamu sekarang" masih berlaku?
Aku penasaran...

Apa aku akan mengucapkan kata "sekarang" itu setiap hari?

Choco,
Aku mau tanya...
Apa aku egois kalau menyebutkan kata "sekarang" itu selamanya?
Boleh aku berharap kata sekarang itu berlaku untuk selamanya?



Dari Citas
(chiki yang jatuh cinta sama coklat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar